BMC – 15. Basic Overhaul
About Course
Basic Overhaul
Modul Basic Overhaul membahas prosedur dasar dalam melakukan overhaul atau perombakan menyeluruh pada engine alat berat. Overhaul merupakan kegiatan perawatan tingkat lanjut yang dilakukan ketika kondisi mesin sudah menurun atau jam operasional tertentu tercapai. Tujuan overhaul adalah mengembalikan performa mesin agar kembali optimal sesuai standar pabrikan.
Bagian awal modul menjelaskan alasan pentingnya overhaul, seperti penurunan kompresi, konsumsi oli berlebihan, asap berlebihan, suara abnormal, atau setelah unit mencapai jam kerja tertentu. Dengan overhaul, komponen aus dapat diganti, clearances dikembalikan sesuai spesifikasi, dan umur pakai mesin bisa diperpanjang.
Modul ini membahas tahapan overhaul, dimulai dari pembongkaran komponen (disassembly), pemeriksaan (inspection), pengukuran (measurement), perbaikan atau penggantian (repair/replacement), hingga perakitan kembali (assembly). Setiap tahapan harus dilakukan dengan teliti sesuai SOP agar hasil overhaul sesuai standar.
Dalam pembongkaran, teknisi wajib memperhatikan kebersihan, penataan komponen, dan pencatatan urutan pelepasan. Pemeriksaan dilakukan dengan metode visual, uji kebocoran, dan pengukuran menggunakan alat ukur presisi seperti micrometer, dial gauge, dan plastigauge.
Bagian penting modul adalah pengukuran clearances pada komponen vital, misalnya piston-to-cylinder clearance, valve clearance, crankshaft journal clearance, dan gear backlash. Ketelitian dalam pengukuran sangat menentukan keberhasilan overhaul.
Selain itu, modul menjelaskan tentang perawatan komponen utama seperti blok silinder, kepala silinder, piston, ring piston, connecting rod, crankshaft, camshaft, dan sistem pelumasan. Komponen yang sudah aus melebihi batas toleransi harus diganti dengan yang baru agar mesin dapat bekerja dengan baik.
Modul juga menyoroti perakitan kembali (reassembly) yang harus mengikuti urutan dan torsi pengencangan sesuai manual pabrikan. Kesalahan kecil dalam perakitan, seperti salah arah pemasangan ring piston atau salah torsi baut, dapat menyebabkan kerusakan serius.
Tidak kalah penting, modul membahas uji coba mesin setelah overhaul. Engine harus dijalankan pada kondisi idle, beban ringan, hingga beban penuh sambil dipantau tekanan oli, temperatur, suara, dan getaran. Hasil uji coba menentukan apakah overhaul sudah berhasil atau masih ada masalah yang perlu diperbaiki.
Dengan memahami Basic Overhaul, peserta diharapkan memiliki keterampilan dasar dalam melakukan perombakan mesin, mampu mengidentifikasi komponen aus, menggunakan alat ukur presisi, serta mengikuti prosedur perbaikan sesuai standar.
Course Content
Basic Overhaul
-
Modul Basic Overhaul
-
Quiz Basic Overhaul