Basic Machine Inspection Small Bulldozer – D85ESS

Uncategorized
Wishlist Share
Share Course
Page Link
Share On Social Media

About Course

Basic Machine Inspection Small Bulldozer

D85ESS


BAB I – General Term of Basic Machine Inspection

  • Maintenance adalah kegiatan perawatan alat berat yang dilakukan secara rutin dan terencana untuk menjaga kinerja dan umur alat.
    Tujuannya:

    • Meningkatkan kesiapan alat (High Physical Availability)

    • Memperoleh performa optimal

    • Menghemat biaya perbaikan
      Keuntungannya: mencegah kerusakan dini, memperpanjang umur alat, dan meningkatkan efisiensi operasional.

  • MIA (Machine Inspection Analysis) merupakan bagian dari pekerjaan Periodic Service (PS) untuk memeriksa kondisi aktual mesin dan membandingkannya dengan standar pada shop manual.
    Tujuan utamanya adalah mendeteksi kondisi abnormal lebih awal agar tindakan perbaikan dapat direncanakan (preventive maintenance).

  • Technical Term penting:

    • Engine low/high idle, stall speed, boost pressure, relief pressure, hydraulic drift, dll.

    • Istilah terkait sistem kelistrikan, tekanan, keausan, hingga sistem hidrolik.

    • Juga mencakup istilah komponen pada dump truck, truck (Scania, UD), dan excavator.


BAB II – Machine Inspection Analysis Tools

Berisi alat ukur dan diagnostic tools yang digunakan dalam kegiatan MIA.

πŸ”§ Measurement Tools

  • Temperature Gauge / Thermometer – mengukur suhu.

  • Pressure Gauge – mengukur tekanan oli, bahan bakar, atau udara.

  • Hydrometer & Refractometer – mengukur berat jenis cairan (elektrolit, coolant).

  • Vernier Caliper & Feeler Gauge – mengukur dimensi dan celah antar komponen.

  • Multi Tester – mengukur tegangan, arus, dan tahanan listrik.

  • Handy Smoke Checker – memeriksa kualitas pembakaran melalui warna gas buang.

  • Compression Tester, Tachometer, Blow-by Tester – untuk menganalisis performa engine.

  • Torque Wrench – memastikan pengencangan baut sesuai spesifikasi.

  • Thermal Camera & Heat Gun – memeriksa suhu area secara non-kontak.

  • Wear Gauge – mengukur tingkat keausan komponen.

βš™οΈ Diagnostic Tools

  • Radiator Cap Tester – mengecek tekanan sistem pendingin.

  • SDP3 (Scania) dan Tech Tool (UD Truck) – software untuk diagnosis elektrik & engine.

  • VHMS / KOMTRAX / KOMTRAX PLUS – sistem pemantauan kondisi unit berbasis data digital (telemetri).


BAB III – Component Location & Function

Menjelaskan letak dan fungsi komponen utama alat berat seperti:

  • Engine

  • Powertrain (transmission, torque converter, damper, universal joint)

  • Steering & Brake Control

  • Final Drive

  • Work Equipment Hydraulic System

Bab ini dilengkapi diagram skeleton, hydraulic piping, dan sistem kontrol untuk memahami alur tenaga dan fluida di mesin.


BAB IV – Machine Inspection Analysis Procedure

Menjelaskan prosedur pemeriksaan beserta standard value table:

  • Engine

  • Chassis

  • Electrical system

  • Tools list untuk pengujian dan penyetelan

Nilai standar ini digunakan sebagai acuan dalam membandingkan hasil MIA untuk menentukan kondisi mesin normal atau tidak.


BAB V – Simple Trouble Analysis

Berisi daftar gejala kerusakan umum (trouble shooting) beserta kemungkinan penyebabnya.

Contoh:

  • Blow-by pressure tinggi: ring piston/liner aus, breather buntu, turbo bocor.

  • Exhaust temperature tinggi: air cleaner buntu, valve clearance besar, fuel berlebih.

  • Engine overheat: radiator buntu, water pump rusak, air kurang.

  • Transmission slip: tekanan oli drop, clutch pack aus, oli kotor.

  • Hydraulic drift besar: kebocoran pada piston rod atau control valve.

  • Retarder brake tidak berfungsi: tekanan udara kurang, valve rusak.

  • Work equipment lemah: flow rate pump rendah, internal leakage besar.

  • Steering berat: pompa lemah, udara masuk sistem, strainer buntu.

Trouble juga dijelaskan untuk berbagai jenis unit: dump truck, Scania, UD Truck, motor grader, dan excavator.


BAB VI – Reporting

Menjelaskan dokumentasi hasil MIA melalui:

  • PM Clinic Sheet / PM Tune-Up Sheet – untuk mencatat hasil inspeksi komponen.

  • MCR (Machine Condition Report) – laporan kondisi aktual unit.

  • RPL (Recommended Part List) – daftar suku cadang yang direkomendasikan untuk penggantian.

Show More

What Will You Learn?

  • Memahami konsep dasar Machine Inspection Analysis (MIA) dalam kegiatan pemeliharaan alat berat.
  • Menjelaskan tujuan utama inspeksi mesin, yaitu mendeteksi kondisi abnormal lebih awal untuk mencegah kerusakan.
  • Mengidentifikasi dan memahami istilah teknis yang digunakan dalam sistem engine, transmission, hydraulic, dan powertrain.
  • Mengenal dan menggunakan alat ukur utama
  • Melaksanakan prosedur pengukuran pada parameter utama mesin
  • Melakukan analisis hasil pengukuran dengan membandingkan terhadap nilai standar pabrikan.
  • Mengidentifikasi penyebab dan gejala kerusakan umum melalui metode sederhana (Simple Trouble Analysis).
  • Menentukan langkah perbaikan dan tindakan korektif berdasarkan hasil Machine Inspection Analysis.
  • Menyusun laporan hasil inspeksi seperti PM Clinic Sheet, Machine Condition Report (MCR), dan Recommended Part List (RPL).

Course Content

Basic Machine Inspection Small Bulldozer – D85ESS

  • Materi Machine Inspection Analysis (MIA)
  • Dokumen Jobsheet Praktik BMI Small Bulldozer
  • Quiz Basic Machine Inspection Small Bulldozer

Student Ratings & Reviews

No Review Yet
No Review Yet
error: Content is protected !!
Scroll to Top