Machine Troubleshooting Small Bulldozer

Uncategorized
Wishlist Share
Share Course
Page Link
Share On Social Media

About Course

Machine Troubleshooting Small Bulldozer D85ESS-2


DASAR-DASAR SISTEM MEKATRONIKA

  1. Pengertian Mekatronika

    • Mekatronika = gabungan mechanics + electronics.

    • Sistem ini menggunakan sensor, controller, dan aktuator untuk menciptakan kontrol yang fleksibel dan otomatis.

    • Tujuannya: meningkatkan efisiensi, keamanan, serta mengurangi ketergantungan manusia pada operasi langsung.

  2. Struktur & Elemen Mekatronika

    • Mekanisme Mesin → struktur fisik (contoh: transmission system, fuel system).

    • Sensor → mendeteksi kondisi fisik (tekanan, suhu, kecepatan).

    • Controller → otak sistem, mengambil keputusan berdasarkan input sensor.

    • Jalur Data (Wiring) → penghubung antar komponen.

    • Aktuator → mengubah sinyal listrik jadi gerakan (motor, solenoid, relay).

    • Sumber Energi → battery/alternator yang menyuplai daya listrik.

  3. Sinyal Elektrik

    • Analog → berubah secara kontinu, contoh: sinyal dari temperature sensor.

    • Digital → hanya mengenal dua kondisi (ON/OFF), contoh: speed sensor.

    • PWM (Pulse Width Modulation) → sinyal digital dengan variasi panjang pulsa untuk mengontrol kecepatan/tekanan aktuator.

  4. Sistem Bilangan

    • Digunakan untuk komunikasi antar komponen elektronik:

      • Decimal (base 10), Binary (base 2), Octal (base 8), Hexadecimal (base 16).

    • Konversi antar bilangan penting untuk memahami kerja kontroler.

  5. Pemisahan Rangkaian

    • Tegangan kerja berbeda (5V, 24V, proporsional) harus dipisahkan untuk mencegah interferensi antar rangkaian.

  6. Logic Gate

    • Dasar pemrosesan sinyal digital. Jenisnya:

      • NOT, AND, NAND, OR, NOR, XOR, XNOR

    • Digunakan untuk menentukan kondisi ON/OFF berdasarkan kombinasi input sensor.


SISTEM ELEKTRIK ALAT BERAT

  1. Sistem Elektrik D85ESS-2 & D155A-6

    • Menggunakan ECMV (Electronic Control Modulation Valve) untuk mengatur tekanan oli secara proporsional sesuai perintah controller.

    • ECMV berfungsi menghaluskan perpindahan gigi & kontrol kopling agar mesin tidak mengalami hentakan.

  2. Komponen Penting

    • Proportional Solenoid → mengubah arus listrik menjadi gaya dorong sesuai besarnya sinyal.

    • Fill Switch → mendeteksi apakah oli sudah memenuhi clutch/brake chamber.

    • Controller → mengatur arus solenoid berdasarkan kondisi kerja (gear, throttle, brake, steering).

  3. Fungsi Utama ECMV

    • Mengontrol tekanan oli secara bertahap agar perpindahan gear & kopling berlangsung halus.

    • Meningkatkan kenyamanan operator dan keawetan komponen transmisi.

  4. Sistem Kontrol Lainnya

    • Engine Control System, Monitor System, Palm Command Control, dan KOMTRAX (sistem monitoring jarak jauh).


BASIC TROUBLESHOOTING (MTS)

  1. Safety Preparation

    • Parkir unit di tempat aman, turunkan attachment, matikan mesin, gunakan alat pengaman, dan pastikan area kerja bersih.

  2. 8 Langkah Troubleshooting (UT Standard)

    1. Troubleshooting Chart → identifikasi awal masalah berdasar tipe dan SN unit.

    2. Possibilities Causes → kumpulkan kemungkinan penyebab dari data lapangan, laporan, atau histori unit.

    3. Observe & Diagnostic → lakukan pemeriksaan visual, audio, dan pengukuran (pressure, temperature, voltage, dll).

    4. Collect Data → dokumentasikan hasil pemeriksaan.

    5. Analysis → bandingkan data aktual dengan standar dari shop manual.

    6. Suspected Causes → tentukan komponen yang paling mungkin rusak.

    7. Conclusion → simpulkan penyebab utama dan rencana tindakan.

    8. Action → lakukan perbaikan, penggantian, atau adjustment dan improvement.


OIL ANALYSIS (KOWA)

  1. Pengertian

    • Komatsu Oil and Wear Analysis (KOWA) digunakan untuk mendeteksi partikel keausan dalam oli pelumas.

    • Tujuan: mencegah kerusakan fatal dengan mendeteksi dini kondisi abnormal.

  2. Tujuan Pengambilan Sampel

    • Mengetahui gejala kerusakan, mencegah downtime, menekan biaya perbaikan, dan memperbaiki prosedur perawatan.

  3. Metode Sampling

    • Sampling Pump (Vampire Pump) → alat manual untuk menghisap oli dari oil pan.

    • In Line Sampler → pengambilan oli melalui port khusus pada sistem dengan tekanan rendah.

    • Lokasi pengambilan dibedakan menjadi:

      • Primary Sampling Port (setelah return line → utama).

      • Secondary Sampling Port (setelah komponen tertentu → tambahan).

  4. Kriteria Pengambilan Sampel yang Baik

    • Oli harus representatif, bebas noise data, menggambarkan kontaminan dan kondisi pelumas sebenarnya.

  5. Oil Cleanliness Standard

    • Dua standar utama:

      • NAS 1638 (National Aerospace Standard)

      • ISO 4406 (International Standard)

    • Semakin rendah angka klasifikasi → semakin bersih oli.

  6. Oil Trend Analysis

    • Menganalisis tren partikel keausan untuk memperkirakan kondisi komponen dan menentukan jadwal perawatan.

  7. Judgement Criteria

    • Analisis laboratorium mencakup:

      • Kandungan logam (wear metal), kontaminan (debu, air, bahan bakar), dan degradasi pelumas (oksidasi).


KESIMPULAN UMUM

  • Sistem elektrik pada bulldozer modern sudah mengintegrasikan teknologi mekatronika untuk meningkatkan efisiensi dan keamanan.

  • Pemahaman tentang ECMV, sinyal elektrik, dan logic gate penting bagi mekanik agar mampu membaca sistem kontrol elektronik.

  • Prosedur troubleshooting 8 langkah membantu mekanik mendiagnosis dan memperbaiki masalah dengan sistematis.

  • KOWA (Oil Analysis) menjadi alat penting dalam predictive maintenance, mencegah kerusakan besar melalui analisa oli secara berkala.

Show More

What Will You Learn?

  • Memahami dasar-dasar sistem mekatronika pada small buldozer.
  • Mengidentifikasi komponen dan fungsi sistem kontrol elektrik (sensor, controller, aktuator).
  • Menjelaskan sinyal digital dan analog, gerbang logika (logic gate), serta sistem kelistrikan.
  • Melakukan diagnosis dan troubleshooting pada sistem ECMV (Electronic Control Modulation Valve).
  • Melakukan pengukuran kelistrikan dan analisis sistem komunikasi CAN.
  • Menerapkan prosedur perawatan dan keselamatan kerja pada unit D85ESS-2 dan D155A-6.

Course Content

Machine Trouble Analysis BDS

  • Modul Machine Trouble Analysis BDS
  • Dokumen Jobsheet Praktik Machine Trouble Analysis BDS
  • Quiz Machine Trouble Analysis BDS

MTS Electrical System BDS

Student Ratings & Reviews

No Review Yet
No Review Yet
error: Content is protected !!
Scroll to Top