BMC – 01. Basic Safety
About Course
Materi Basic Safety
1. Dasar-Dasar Safety
Safety atau keselamatan kerja adalah usaha untuk melaksanakan pekerjaan tanpa kecelakaan dengan menciptakan suasana kerja yang aman, sehat, dan nyaman. Tujuannya adalah mencegah kecelakaan (Zero Accident), menjaga kesehatan pekerja, mencegah penyakit akibat kerja, mengurangi kerugian operasional, serta meningkatkan produktivitas. Prinsip keselamatan kerja menekankan pengawasan terhadap 4M (Manusia, Mesin, Material, Metode). Kecelakaan umumnya disebabkan oleh faktor manusia (88%), peralatan (10%), dan faktor takdir (2%). Untuk mencegahnya, digunakan metode eliminasi, substitusi, isolasi, rekayasa teknik, penerapan cara kerja aman, serta penggunaan APD.
2. Alat Pelindung Diri (APD)
APD adalah alat yang digunakan untuk melindungi pekerja dari bahaya fisik, kimia, biologis, mekanis, listrik, maupun radiasi. APD wajib digunakan sesuai standar dan kebutuhan pekerjaan. Jenis-jenis APD antara lain:
-
Pelindung kepala: helm untuk mencegah benturan dan kejatuhan benda.
-
Pelindung telinga: ear muff atau ear plug untuk mengurangi kebisingan.
-
Pelindung mata: safety glasses, goggles, atau face shield untuk melindungi dari debu, percikan, dan cahaya berlebih.
-
Pelindung pernafasan: masker dan respirator untuk menyaring udara kotor atau beracun.
-
Pelindung tangan: sarung tangan kain, kulit, atau karet sesuai jenis bahaya.
-
Pelindung kaki: safety shoes untuk melindungi dari benda tajam, berat, cairan panas, atau listrik.
-
Pelindung tambahan: safety clothes, apron, dan safety harness untuk pekerjaan di ketinggian atau dengan risiko khusus.
3. Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran
Kebakaran terjadi jika ada tiga unsur: panas, bahan bakar, dan oksigen. Kebakaran dibagi menjadi beberapa kelas berdasarkan bahan yang terbakar, misalnya kelas A (padat), B (cair), C (gas/listrik), dan D (logam). Media pemadam harus disesuaikan dengan jenis kebakaran, misalnya air, busa, CO₂, atau powder. Teknik pemadaman dapat menggunakan APAR, hydrant, atau sistem pemadam lain. Pencegahan kebakaran dilakukan dengan menjaga peralatan, mengendalikan sumber api, serta menerapkan prosedur aman. Pada keadaan darurat, pekerja harus memahami denah evakuasi dan jalur penyelamatan diri.
4. Isolasi Energi
Isolasi adalah langkah pengamanan dengan memutus atau mengunci sumber energi agar peralatan aman sebelum dilakukan perawatan. Metode ini dilakukan dengan penggunaan tag (out of service tag, danger tag, permit tag, information tag) dan lock (personal lock). Prosedur isolasi memastikan tidak ada energi berbahaya yang bisa membahayakan pekerja saat perbaikan atau perawatan berlangsung.
5. Melaksanakan Pekerjaan dengan Aman (Safety Notice)
Pekerjaan aman dimulai dengan persiapan kerja yang baik, meliputi perencanaan alat, pemahaman SOP, dan pemeriksaan area kerja. Selama bekerja, pekerja wajib menggunakan APD, menjaga komunikasi, serta mengikuti prosedur keselamatan. Setelah pekerjaan selesai, area kerja harus dibersihkan dan alat dikembalikan pada tempatnya. Prinsip utama adalah melindungi diri sendiri, rekan kerja, peralatan, serta lingkungan dari bahaya.
Course Content
Basic Safety
-
Modul Basic Safety
-
Video APAR 1
05:00 -
Video APAR 2
05:00 -
Video PPGD
05:00 -
Video Hydrant
05:00 -
Video LOTO 1
05:00 -
Video LOTO 2
05:00 -
Video LOTO 3
04:34 -
Video Pemutus Arus Battery di Unit
04:05 -
Video Menata Barang dengan Forklift
04:09 -
Quiz Basic Safety