BMC – 09. Torqflow Drive System
About Course
Torqflow Drive System
Modul ini membahas Torqflow Drive System, yaitu sistem pemindah tenaga yang menggunakan torque converter dan planetary gear transmission. Sistem ini banyak dipakai pada alat berat modern karena mampu menghasilkan perpindahan tenaga yang lebih halus, otomatis, serta memberikan perlindungan terhadap komponen mesin dan transmisi dari beban kejut.
Bagian awal modul menjelaskan tentang torque converter, yang berfungsi sebagai penghubung tenaga antara engine dengan transmisi. Torque converter bekerja berdasarkan prinsip fluida, di mana energi kinetik dari impeller (pompa) diteruskan ke turbin melalui perputaran oli. Di dalamnya terdapat tiga komponen utama: pump impeller, turbine runner, dan stator. Fungsinya adalah menggandakan torsi pada saat awal kendaraan bergerak, lalu berubah menjadi kopling fluida (fluid coupling) setelah kecepatan seimbang.
Selanjutnya dibahas planetary gear transmission, yaitu sistem roda gigi yang terdiri dari sun gear, planet gear, dan ring gear. Sistem ini memungkinkan perpindahan gigi secara otomatis dengan memanfaatkan multi-disc clutch dan brake band untuk mengatur gear yang diam maupun berputar. Keunggulannya adalah ukuran lebih kompak, perpindahan tenaga lebih halus, dan mampu menyalurkan tenaga besar dengan efisiensi tinggi.
Modul juga menjelaskan tentang hydraulic control system pada torqflow drive. Sistem ini memanfaatkan tekanan oli untuk mengatur kerja torque converter, clutch, dan brake band. Unit kontrol hidrolik biasanya dilengkapi dengan katup pengatur tekanan, katup kontrol arah, serta mekanisme pengaman agar transmisi bekerja sesuai kebutuhan operasi dan kondisi beban.
Dalam kegiatan belajar, peserta dikenalkan dengan cara kerja aliran tenaga mulai dari engine → torque converter → transmission → final drive. Selain itu, dibahas juga kondisi-kondisi operasi, misalnya saat kendaraan start, akselerasi, perpindahan gigi, dan saat engine braking. Peserta dituntut memahami urutan kerja clutch/brake band pada planetary gear agar dapat menganalisis proses perpindahan kecepatan.
Bagian berikutnya menekankan pemeliharaan dan troubleshooting. Gejala kerusakan yang sering muncul misalnya tenaga lemah, perpindahan gigi kasar, selip, atau overheating pada torque converter. Peserta diajarkan metode identifikasi gejala, analisis penyebab (misalnya oli kotor, tekanan hidrolik rendah, atau komponen aus), serta langkah perbaikannya. Prosedur testing dan adjusting pada hydraulic control juga dipaparkan secara rinci.
Modul ini dilengkapi instruksi K3LH (Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan) agar peserta selalu mengutamakan keselamatan saat praktik. Penggunaan APD (Alat Pelindung Diri), kepatuhan pada SOP, serta keterampilan membaca shop manual menjadi bagian penting dalam pembelajaran.
Secara keseluruhan, materi ini membekali peserta dengan pemahaman menyeluruh mengenai torqflow drive system. Dengan penguasaan teori dan praktik, peserta diharapkan mampu merawat, mendiagnosis, dan memperbaiki sistem pemindah tenaga tipe torque converter dan planetary transmission sehingga performa unit tetap optimal di lapangan.
Course Content
Torqflow Drive System
-
Modul Torqflow Drive System
-
Video Cara Kerja Torque Converter
05:00 -
Video Torqflow Transmission Planetary Gear Tipe Single Pinion
02:03 -
Video Torqflow Transmission Planetary Gear Tipe Double Pinion
02:24 -
Video Electronic Control Modulation Valve (ECMV)
03:12 -
Torqflow Drive System Quiz