Machine Troubleshooting Small Excavator – PC200
About Course
Machine Troubleshooting Small Excavator
PC200
Materi ini menjelaskan secara menyeluruh tentang sistem kontrol elektrik dan hidrolik pada excavator Komatsu PC200-8. Pembelajaran difokuskan pada pemahaman komponen utama, prinsip kerja, serta sistem pengendalian elektronik dan hidrolik yang digunakan untuk menjaga performa dan efisiensi alat berat.
1. Machine Monitor System
Panel monitor di kabin berfungsi memberikan informasi kondisi mesin dan sistem hidrolik, seperti:
-
Temperatur coolant dan oli hidrolik, tekanan oli, level bahan bakar, dan sistem pengisian listrik.
-
Dilengkapi fitur warning dan auto-protection, seperti overheat prevention, auto-deceleration, dan maintenance reminder.
-
Menampilkan mode kerja (P, E, L, B, ATT) dan kecepatan travel (Low, Mid, High).
2. Engine Control System
Mesin PC200-8 menggunakan engine SAA6D107E-1 dengan sistem High Pressure Common Rail (HPCR).
Fitur utamanya:
-
Injeksi bahan bakar diatur secara elektronik oleh Engine Controller untuk mengontrol waktu dan volume injeksi.
-
Komponen utama: feed pump, high pressure pump, common rail, dan injector.
-
Dilengkapi sensor-sensor penting seperti crank sensor, cam sensor, oil pressure, coolant temp, boost pressure, dan WIF sensor.
3. Electronic Control Function
Beberapa sistem otomatis meningkatkan efisiensi operasi:
-
Auto-warm-up: menaikkan rpm otomatis saat suhu mesin rendah.
-
Overheat prevention: menurunkan rpm dan flow pompa jika suhu berlebih.
-
Auto-deceleration: menurunkan rpm saat lever netral lebih dari 4 detik untuk hemat bahan bakar.
4. Pump Control System
Menggunakan Closed Center Load Sensing System (CLSS) dengan variable capacity piston pump.
-
Mengatur flow pompa berdasarkan kebutuhan beban kerja.
-
Komponen pengendali: LS valve, PC valve, dan EPC valve.
-
Sistem ini menyesuaikan sudut swash plate untuk menstabilkan tekanan dan efisiensi pompa.
5. Electronic Pump Control
Mengatur torque dan flow pompa sesuai mode kerja (P, E, L, B, ATT) agar torsi mesin dan tekanan pompa seimbang.
Fungsi ini juga menyesuaikan performa pada kondisi travel atau emergency mode.
6. Valve Control System
Control valve mengarahkan aliran oli ke aktuator (silinder/motor).
Dilengkapi dengan berbagai valve seperti:
-
Compensating valve, menjaga keseimbangan tekanan antar aktuator.
-
Unload valve, mengurangi tekanan saat semua lever netral.
-
2-stage relief valve, menaikkan tekanan saat dibutuhkan.
-
Boom drift prevention valve, mencegah boom turun sendiri saat netral.
7. Hydraulic Circuit dan Komponen
Beberapa komponen penting:
-
Hydraulic pump (HPV95+95): mengubah energi mekanik menjadi energi hidrolik.
-
Swivel joint: menyalurkan oli dari upper ke lower structure.
-
Travel motor dan swing motor: mengubah tekanan oli menjadi gerakan putar.
8. Fitur Keamanan dan Efisiensi
-
Brake system otomatis saat swing atau travel berhenti.
-
Reverse prevention valve untuk menghindari pantulan akibat inersia.
-
Hydraulic cooler check valve menjaga tekanan agar oil cooler aman.
Course Content
Electric Control System
-
Materi Electric Control System
-
Dokumen Jobsheet Praktik ECS
-
Quiz ECS PCS