Machine Troubleshooting Small Motor Grader
About Course
Machine Troubleshooting Small Motor Grader
Materi ini membahas Machine Trouble Analysis (MTA) pada Small Motor Grader sebagai bagian dari pelatihan teknis PT Uniteda Arkato. Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknisi dalam melakukan analisis gangguan secara sistematis, aman, dan efisien. Pada bagian awal dijelaskan pentingnya keselamatan kerja (Safety) saat melakukan perbaikan, meliputi persiapan area kerja, pemakaian alat bantu yang sesuai, serta kehati-hatian terhadap tekanan tinggi, panas, dan komponen berputar.
Bagian utama modul menjelaskan delapan langkah troubleshooting yang menjadi standar perusahaan, yaitu: Troubleshooting chart, Possible causes, Observe & diagnostic, Collect data, Analysis, Suspected causes, Conclusion, dan Action. Melalui tahapan ini, teknisi dapat menelusuri penyebab masalah secara logis dan menentukan tindakan perbaikan yang tepat, baik berupa penggantian komponen, penyetelan, maupun rekondisi.
Selanjutnya, materi membahas analisis oli (KOWA – Komatsu Oil and Wear Analysis) sebagai metode untuk mendeteksi keausan komponen dari hasil pengujian partikel logam pada oli pelumas. Pengambilan sampel oli dilakukan dengan sampling pump atau in-line sampler untuk mendapatkan hasil yang representatif. Laporan hasil analisis oli digunakan untuk menentukan kondisi komponen internal mesin serta mencegah kerusakan fatal melalui tindakan perawatan preventif.
Pada bab berikutnya dijelaskan tentang SBPR (Service Business Process Re-Engineering) yang merupakan sistem perbaikan proses bisnis layanan purna jual. SBPR terdiri dari dua jenis, yaitu Full Maintenance Contract (FMC) dan Non-FMC (Branch), dengan tujuan meningkatkan ketersediaan alat (Highest Physical Availability) dengan biaya perawatan terendah (Lowest Lifetime Cost). Program ini menjadi bagian penting dari upaya mencapai Service Operational Excellence melalui standarisasi pekerjaan dan peningkatan kompetensi teknisi.
Materi juga menjabarkan dokumen penting dalam proses perbaikan seperti Technical Service Report (TSR), Machine Condition Report (MCR), dan Equipment Monitoring Report (EMR). Dokumen-dokumen ini berfungsi sebagai bukti pelaksanaan pekerjaan dan dasar analisis lebih lanjut. Setiap laporan mencakup data teknis unit, hasil pemeriksaan, rekomendasi perbaikan, hingga Root Cause Problem Solving (RCPS) yang digunakan untuk menemukan penyebab utama gangguan melalui analisis “5 Why.”
Selain dokumen, teknisi juga wajib memahami isi dari Shop Manual, yang memuat spesifikasi unit, nilai standar, diagram sistem, serta prosedur pengujian dan perakitan komponen. Pemahaman manual ini penting untuk memastikan setiap langkah perbaikan sesuai standar pabrikan. Proses kerja kemudian dilengkapi dengan penggunaan alat ukur seperti pressure gauge, temperature gauge, tachometer, compression tester, blow-by tester, hingga handy smoke checker untuk mendukung akurasi diagnosa.
Bagian Machine System menjelaskan prosedur flushing hydraulic system untuk membersihkan sirkulasi oli dari kotoran yang dapat mengganggu kerja sistem hidrolik. Proses ini dilakukan dengan mengalirkan oli secara bergantian selama periode tertentu untuk memastikan sistem benar-benar bersih sebelum unit dioperasikan kembali.
Selanjutnya, bagian Troubleshooting Procedure menguraikan langkah-langkah penelusuran gangguan berdasarkan kode kesalahan (failure code) yang muncul pada machine monitor. Tiga mode utama digunakan untuk mendiagnosa sistem, yaitu E-mode (elektrikal), H-mode (hidrolik dan mekanik), dan S-mode (engine). Setiap mode memiliki tabel dan bagan troubleshooting untuk memudahkan teknisi menelusuri sumber masalah secara sistematis.
Pada tahap akhir, modul menjelaskan analisis biaya perbaikan (ABR) yang digunakan untuk menghitung estimasi biaya parts, jasa, dan consumable goods berdasarkan hasil pemeriksaan. Hasil analisis ini menjadi dasar penentuan keputusan apakah perbaikan masih layak dilakukan secara ekonomis. Materi ditutup dengan berbagai formulir pendukung seperti Action Tracker, Maintenance & Repair Record Form, dan Problem Log untuk memantau tindak lanjut dari setiap perbaikan.
Course Content
Machine Trouble Analysis GDS
-
Modul Machine Trouble Analysis GDS
-
Dokumen JSA Machine Trouble Analysis GDS
-
Dokumen Jobsheet Praktik Machine Trouble Analysis GDS
-
Quiz Machine Trouble Analysis BDS